COKELATIN – MINUMAN COKLAT ASLI INDONESIA, KELAS DUNIA

COKELATIN – MINUMAN COKLAT ASLI INDONESIA, KELAS DUNIA

Indonesia selalu bersaing dengan Pantai Gading dan Ghana dalam hal percokelatan. Atau dalam bahasa sederhananya, Indonesia dari tahun ke tahun selalu masuk dalam ranking 2-5 besar penghasil coklat Dunia. Namun sayangnya, ketenaran Indonesia sebagai negeri penghasil coklat tak sebanding dengan pengetahuan warga Indonesia tentang nikmat juga sehatnya minuman berbasis coklat.


Faktanya, di Indonesia, kebanyakan orang mengenal coklat hanya sebagai permen / perasa /topping pada cake. Dan bahkan banyak orang mengira bahwa rasa coklat itu manis, jadi begitu ada coklat yang agak pahit mereka terkejut. Padahal itulah sejatinya rasa coklat yang asli.


Ditilik dari manfaat, menurut penelitian, minum secangkir coklat panas akan membuat suasana hati selalu baik bahkan dapat pula meningkatkan mood. Kondisi yang relax ini menjadikan coklat juga masuk dalam kategori bahan baku yang dapat mencerdaskan otak. Karena sel sel otak yang tidak tegang, dipercaya dapat membuat seseorang memiliki pemikiran lebih jernih. Selain itu juga banyak manfaat kesehatan (jika di konsumsi sesuai dosis) seperti : mencegah penyakit jantung, menghambat penuaan, menurunkan tekanan darah dan lain sebagainya.


COKELATIN – Trusted Premium Chocolate from Indonesia


Sekitar dua bulan yang lalu, dunia maya mempertemukan saya dengan pemilik Cokelatin, Irena Farriha. Dulunya ia adalah penggemar coklat yang akhirnya memutuskan untuk bekerja sesuai passionnya, coklat. Ia resign dari kantor pada 2014 dan mulai belajar tentang biji coklat hingga pengolahannya. Sampai akhirnya pada November 2015 ia berhasil menemukan tiga formula yang kini menjadi produk utama Cokelatin, yaitu Bubuk Dark Chocolate, Bubuk Chocolate Latte dan Classic.


Launching dilakukan dan langsung memiliki pelanggan pelanggan setia. Tak hanya orang perorang yang ia temui di bazar bazar Jakarta tempatnya berpromo offline, tapi pelanggannya merambah hingga ke seluruh Jabodetabek, Semarang, Surabaya, Bandung bahkan Kalimantan. Pembelinya pun tak hanya kategori rumahan, tapi juga cafe dan restaurant. Mereka menggunakan bubuk cokelatin untuk menu minuman.


“Harga Cokelatin memang sedikit lebih mahal dibanding coklat lain di pasar swalayan biasa. Tapi jika anda mencoba, maka akan tau bedanya. Cokelatin dibuat dari biji coklat Sulawesi yang kami sortir sendiri. Kemudian juga kami olah sendiri tanpa perisa, tanpa pengawet, dan tanpa pemanis buatan.”



Cokelatin Jum'at, 02 Juni 2017 Cokelatin Update

Bagikan Post

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar